Mobil China Ini Pesaing Hyundai Ioniq 6, Harganya 50% Lebih Murah

SHARE  

BYD Motor Indonesia resmi merilis harga untuk seluruh jajaran produknya pada hari pertama Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024. (CNBC Indonesia/Tri Susilo) Foto: BYD Motor Indonesia resmi merilis harga untuk seluruh jajaran produknya pada hari pertama Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia – Kehadiran pabrikan mobil listrik China seperti Build Your Dream (BYD) menjadi penantang serius mobil listrik Hyundai. BYD bahkan bisa memberikan harga jauh lebih murah dibandingkan Hyundai yang sudah lebih dulu masuk ke Indonesia.

BYD secara resmi sudah mengumumkan harga tiga mobilnya di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024 di Ji-Expo Kemayoran beberapa waktu lalu. BYD Dolphin dibanderol Rp 425 juta, BYD Atto Rp 515 juta dan BYD Seal Rp 629 juta (varian rendah) serta Rp 719 juta (varian tinggi).

Baca: Ini Dia Raja Mobil Listrik Terlaris Tahun 2023, Merek Ini Tancap Gas

BYD Seal yang berbentuk sedan bakal berhadapan dengan Hyundai Ioniq 6 yang sudah dijual di Indonesia dengan banderol Rp 1,2 miliar. Artinya, perbedaan harga antara keduanya sangat jauh, sekitar Rp 500-600 juta atau hampir setengahnya.

Sedangkan pesaing BYD Atto 3 yakni Hyundai Ioniq 5 dibanderol Rp 782 juta hingga Rp 895 juta. Perbedaan harga antara keduanya pun sekitar Rp 267-380 juta. Apalagi harga BYD pun bisa semakin turun setelah rakitan lokal berjalan.

BYD Motor Indonesia resmi merilis harga untuk seluruh jajaran produknya pada hari pertama Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)Foto: BYD Motor Indonesia resmi merilis harga untuk seluruh jajaran produknya pada hari pertama Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
BYD Motor Indonesia resmi merilis harga untuk seluruh jajaran produknya pada hari pertama Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

“Berkaitan harga sudah on the road OTR. Ke depan apabila pabrik sudah ada secara lokal, tujuan kami memberi harga lebih kompetitif pada unit kendaraan kami,” ungkap Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao dalam wawancara dengan CNBC Indonesia dikutip Minggu (3/3/2024).

Saat ini BYD baru menjual mobil CBU (completely built up) atau mobil yang diimpor langsung dari negara asal dalam kondisi utuh atau lengkap. Namun, pabrikan China ini sudah berkomitmen kepada pemerintah Indonesia untuk segera membangun pabriknya di dalam negeri dalam beberapa waktu ke depan.

Jika perakitan di dalam negeri sudah berjalan, maka harga mobilnya bisa lebih ditekan. Apalagi, selain merakit mobil, tidak menutup kemungkinan BYD juga membangun pabrik baterai sekaligus di Indonesia.

Baca: Bakal Ada yang Bangun Pabrik Motor Listrik Raksasa di Kerawang, Siapa?

“Pembuatan pabrik disini hanya masalah waktu. Perencanaan pabrik kita masih on the track masih dalam tahap yang direncanakan, pastinya ngga hanya pabrik assembly perakitan, tapi kami pastikan ingin secara dalam terlibat dalam rantai suplai di Indonesia” sebut Eagle.

Beberapa rencana itu bisa makin menekan harga mobil dari brand China ini. Pabrikan yang lebih dulu masuk ke RI seperti Hyundai perlu waspada. Saat ini Hyundai sudah merakit Ioniq 5 di pabrik Cikarang, sedangkan Ioniq 6 masihhttps://mesintik.com/ impor CBU.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*